Senin, 02 Desember 2013

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER ( DW )

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

    Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Topologi jaringan merupakan gambaran dari struktur jaringan yang akan di bangun. Ada dua jenis topologi yang di gunakan yaitu :

·         physical topology : gambaran nyata dari hubungan kabel kabel dalam suatu jaringan
·         logical topology  : menggambarkan bagaimana media di akses oleh host-host dalam satu jaringan.


1.      Topologi BUS

Topologi BUS yaitu identik dengan penggunaan satu kabel yang benar.

Terdapat keuntungan dan kerugian Topologi BUS  ini yaitu:

Keuntungan:                              Kerugian:
- Hemat kabel                            - Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Layout kabel sederhana          - Kepadatan lalu lintas
- Mudah dikembangkan            - Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi                                    - Diperlukan repeater untuk jarak jauh.


2.      Topologi RING
Topologi yang berbentuk cincin . jika ada kerusakan pada kabel terhubung maka akan sangat berpengaruh dan menyebebkan jaringan menjadi mati.

Keuntungan:                              Kerugian:
- Hemat kabel                            - Peka kesalahan
                                                - Pengembangan jaringan lebih kaku

3.      Topologi STAR

Merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:

Keuntungan:
- Paling fleksibel                      
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
- Kemudahaan pengelolaan jaringan

Kerugian:
- Boros kabel                     
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar